Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga bertolak ke Vietnam, Minggu (18/10/2020) siang. PM Suga beserta rombongan dan juga sang istri, Mariko Suga tiba pada malam harinya. Mariko Suga selalu setia mendampingi sejak pernikahan mereka tahun 1981 ketika Suga berusia 30 tahun dan Mariko berusia 25 tahun. "Di Indonesia PM Suga akan memberikan bantuan tambahan 50 miliar yen sebagai program loan dengan bunga 0,01 persen setahun agar Indonesia dapat bangkit kembali terutama perekonomiannya di masa pandemi corona ini," kata sumber itu.

Selain itu juga akan ada MoU antara Dubes Jepang di Indonesia dengan Menteri Kesehatan mengenai pelayanan medis baru yang akan dibantu khusus oleh Jepang. Di bidang pertahanan juga akan disinggung pembicaraan yang akan memungkinkan pembuatan MoU di kemudian hari mengenai jual beli persenjataan militer di masa depan. Juga masalah Covid 19 serta harapan Jepang untuk menjadikan ASEAN melalui Indonesia bisa menjadikan kawasan Indo Pasifik yang bebas dan terbuka untuk menjaga perdamaian di sekitarnya.

Dukungan masyarakat Jepang kepada PM Suga masih tetap tinggi hingga saat ini setelah sebulan menjabat sebagai PM Jepang. Menurut survei Asahi, 56,1 persen turun 6,2 persen dukungan masyarakat kepada PM Suga. Penurunan tersebut karena tidak sedikit masyarakat yang belum puas dengan penjelasan PM Suga mengenai tidak terpilihnya 6 cendekiawan Jepang masuk ke dalam Dewan Ilmu Pengetahuan Jepang, sesuai yang telah diusulkan para pengurusnya.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: [email protected]

Kunjungi Indonesia, PM Jepang Yoshihide Suga Dijadwalkan Beri Bantuan dan Jalin MoU Pelayanan Medis
Tagged on:                     

Leave a Reply

Your email address will not be published.